SELLING IN DIFFICULT TIMES: Tips dan Trik Berjualan di Masa Sulit

Menghadapi situasi yang sulit seperti sekarang ini, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam aspek penjualan pada umumnya, seperti  bagaimana strategi yang tepat bagi sales team untuk mengetahui customer lebih dalam, bagaimana membentuk mental salesperson yang tangguh, serta bagaimana menjaga hubungan dengan customer pada masa pandemi.

SELLING IN DIFFICULT TIMES: Tips dan Trik Berjualan di Masa Sulit

Sudah satu tahun pandemi COVID-19 menyebar di berbagai belahan dunia. Penyebarannya yang masif menyebabkan banyak industri yang terdisrupsi di berbagai aspek, salah satunya yang paling berdampak adalah penjualan produk atau layanan, baik business-to-business (B2B) maupun business-to-consumer (B2C). Menurut survey yang dilakukan oleh CIO India, sales merupakan bagian dari perusahaan yang memiliki dampak terbesar dari pandemi COVID-19 sebesar 37 persen.

Menghadapi situasi yang sulit seperti sekarang ini, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam aspek penjualan pada umumnya, seperti  bagaimana strategi yang tepat bagi sales team untuk mengetahui customer lebih dalam, bagaimana membentuk mental salesperson yang tangguh, serta bagaimana menjaga hubungan dengan customer pada masa pandemi.

Dari tantangan-tantangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam mengoptimalkan sales dalam kondisi pandemi perusahaan dituntut untuk selalu adaptif dan agile terhadap perubahan serta dapat bertahan di masa yang menantang bahkan sulit. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan komprehensif yang dapat membantu salesperson menguasai peran tersebut

HERO Mindset for Salesperson

Dalam menngoptimalkan penjualan di masa sulit, seorang salesperson harus memiliki sikap positif dan meningkatkan psychological capital yang ada pada diri tiap orang. Psychological capital adalah area yang kita sebagai manusia ubah dan dapat kita pengaruhi. Salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan psychological capital kita adalah dengan HERO Model.